Beranda News Aksi Penolakan Menguat, Uganda Menetapkan Hukuman Mati  Baru untuk Hubungan Sesama Jenis

Aksi Penolakan Menguat, Uganda Menetapkan Hukuman Mati  Baru untuk Hubungan Sesama Jenis

334
0

Presiden Uganda Yoweri Museveni memberlakukan undang-undang anti-LGBTQ baru mengandung hukuman mati.

Hal ini dikecam oleh kelompok hak asasi manusia, badan hak asasi manusia PBB dan Amnesti Internasional.

Uganda menentang komunitas LGBTQ sejak era undang-undang kolonial yang menyebut homoseksualitas sebagai kejahatan.

Dr. Kapya Kaoma, seorang pendeta Anglikan dan peneliti di Universitas Boston mengatakan setelah runtuhnya Uni Soviet, pengaruh AS di Afrika tumbuh atas nama demokrasi, seperti halnya fundamentalis Kristen Amerika yang menguasai Afrika.”

Kaoma mengatakan Epidemi HIV memperburuk ini pada saat itu, tiba-tiba kaum gay Afrika “ditampilkan sebagai penanggung jawab HIV”.

Undang-undang baru ini juga diprotes oleh sejumlah aktivis. Aktivis Uganda Kasha Nabagesera mengatakan siap mengajukan petisi untuk menantang konstitusionalitasnya.

Kaoma menambahkan, undang-undang ini menyebabkan orang yang tidak bersalah dipenjara atau dijatuhi hukuman mati.

 

Artikulli paraprakSegera Daftar sebelum 10 Juli, Ini Persyaratan Beasiswa LPDP untuk PNS, TNI, Polri
Artikulli tjetërSegera Ditutup, Persyaratan dan Dana yang Akan Kamu Dapatkan bila Lolos Beasiswa LPDP S2 dan S3

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini