5 Misteri Dunia yang Sudah Terpecahkan

  • Whatsapp

Meski kita sudah memasuki era industri 4.0 yang segala sesuatu bisa dijelaskan secara ilmiah dengan sistem komputerisasi, namun masih banyak peritiwa di dunia yang sulit dijelaskan secara akal sehat. Bahkan ada beberapa peristiwa yang hingga kini masih menyimpan misteri.

Beberapa peristiwa misterius hingga sekarang. Tapi tak sedikit peristiwa yang awalnya misteri kini mulai terpecahkan.

Misalnya, misteri segitiga bermuda di Amerika Serikat. Ada apa di sana hingga menyebabkan kapal maupun pesawat yang melintasi kawasan itu mengalami kecelakaan.
Ada banyak versi terkait segitiga bermuda itu. Mulai dari adanya dajjal, alien dan sejenisnya.

Namun ada juga sedikit penjelasan ilmiah bahwa di kawasan itu terdapat lubang raksasa yang mampu menyedot benda-benda besar di sekitarnya, baik di laut maupun di udara. Namun dugaan itu belum bisa dibuktikan secara nyata.

Hingga akhirnya muncul tulisan seorang pilot dan pustakawan, Lawrence David Musche, yang membantah mitos seputar Segitiga Bermuda.

Berikut 5 misteri dunia yang sudah terpecahkan.

Ledakan di Tunguska

Sebuah ledakan besar terjadi di Siberia yang menghancurkan hutan seluas 2.000 kilometer persegi. Sebelum ledakan itu, muncul bola api yang melesat dari langit Siberia. Peristiwa itu terjadi pada 30 Juni 1908.

Orang menyebut ledakan itu adalah Perisiwa Tunguska karena kejadiannya berada di hutan dekat Sungai Tunguska. Ledakan tersebut lebih dahsyat dari bom atom di Hiroshima.

Para ilmuwan kemudian menyeldiki ledakan itu. Karena lokasi kejadiannya berada di pelosok jauh, maka penelitian ledakan itu ditunda pada tahun 1927.

Selang beberapa tahun kemudian, peneliti kembali meneliti ledakan Tunguska. Namun masih belum membuahkan hasil. Tapi di sisi lain, sebagian peneliti percaya bahawa ledakan itu adala ulah UFO dan nuklir. Ada juga yang menyebut itu ledakan komet.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 akhirnya mampu mengungkap misteri ledakan Tunguska. Peneliti asal Italia dengan menggunakan teknologi pencitraan akhirnya menemukan bahwa ledakan itu akibat jatuhnya meteor. Hal dibuktikan dengan adanya kawah di sebuah danau yang berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi penelitian.

Kapal hantu Mary Celeste

Keberadaan kapal Mary Celeste awalnya masih misterius. Bahkan kapal ini disebut-sebut sebagai kapal hantu. Sebab, ketika ditemukan, kapal itu terkatung-katung di tengah lautan tanpa ada satu pun awaknya.

Kapal Mary Celsete via Britanica

Tidak ada yang tahu ke mana tujuan kapal tersebut. Saking misterius, akhirnya orang mengaitkan kapal yang terombang-ambing itu dengan hal-hal mistis bahwa kapal tersebut adalah hantu.

Misteri kapal itu akhirnya terkuak setelah ada penjelasan dari pemiliknya, James Winchester. Ia menyebutkan bahwa kapal Mary Celeste itu memuat 1.700 barel alkohol. Banyaknya alkohol membuat kapal itu rawan meledak. Apalagi, tempat penyimpanan alkohol itu terbuat dari bahan oak merah yang berpori-pori besar. Jika alkohol menguap melalui pori-pori itu, maka ledakan pun bisa terjadi kapan saja.

Oleh karena itu, karena takut meledak, maka seluruh awak kapal termasuk kapten kemudian meninggalkan kapal tersebut. Hingga akhirnya kapal itu tak berawak dan terombang-ambing di tengah lautan.

Segitiga bermuda

Sebelumnya kami jelaskan dalam kata pengantar bahwa Segitiga Bermuda adalah kawasan misterius yang kerap menyebabkan kecelakaan, baik untuk kapal maupun pesawat. Karena itu, maka kawasan itu dianggap berbahaya bagi siapa saja yang melintasinya.

Segitiga bermuda

Karena termasuk kawasan tengkorak, orang kemudian mengaitkan Segitiga Bermuda dengan hal-hal mistis. Misalnya, kawasan itu adalah tempat para dajjal hingga alien atau UFO. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa daerah itu memiliki magnet raksasa sehingga bisa menelan apa saja yang melintas.

Kemudian pada tahun 1975 seorang pustakawan dan pilot bernama Lawrence David Kusche mengumumkan hasil penyelidikannya tentang Segitiga Bermuda. Dalam laporannya ia menjelaskan bahwa kawasan itu rawan cuaca buruk. Kapal dan pesawat yang melintasi daerah itu mengalami kecelakaan karena cuaca buruk.

Akibatnya, kapal dan pesawat sering mengalami kecelakaan ketika melintasi kawasan itu. Hal itu dibuktikan dengan sering ditemukannya puing-puing kapal atau pesawat.

Situs resmi penjaga pantai Amerika Serikat memperkuat hasil penyelidikan Kusche yang mengungkapkan bahwa tidak ada keanehan mistis yang ditemukan di Segitiga Bermuda. Kecelakaan kapal dan pesawat di kawasan itu murni akibat faktor alam, yakni cuaca buruk, mulai dari badai dan lain sebagainya.

Hieroglif Mesir kuno

Hieroglif Mesir kuno menyimpan sisi misteri, terutama gambar sebuah helikopter dan pesawat jet. Apakah mungkin masyarakat Mesir kuno yang dipimpin oleh Firaun sudah mampu menciptakan helikopter?

relief Mesir Kuno

Tulisan dengan huruf kuno itu dibuat saat Mesir kuno dipimpin Menmaatre Seti I dengan putranya, Ramses II. Hieroglif dalam bahasa Yunani berarti ukiran suci, sebuah sistem tulisan yang biasa dipakai masyarakat Mesir Kuno 3.000 tahun sebelum masehi untuk menceritakan sastra keagamaan. Relief itu ditemukan di dinding kuil kuno Abydos, Mesir.

Di dalam tulisan itu terdapat beberapa huruf yang menyerupai helikopter dan pesawat jet. Orang kemudian mengaitkan tulisan itu dengan kemunculan UFO purba bahwa sebenarnya para alien sudah lama menduduki bumi. Teori konspirasi itu digulirkan oleh majalah UFO Inggris, “Alien Encounters”.

Sejumlah peneliti menyebutkan bahwa tulisan mirip helikopter dan pesawat jet itu murni akibat dari kesalahan ukiran. So, zaman purba juga sudah ada typo ya gaes, bukan hanya di media saja hehe.

Batu berjalan di Death Valley

Ada batu berjalan sendiri di Death Valley (Lembah Kematian). Wow kedengarannya serem ya. Sudah ada batu berjalan, di lembah kematian lagi.

Death Valley

Batu berjalan itu nyata adanya. Fenomena itu terjadi di Taman Nasional Death Valley, Amerika Serikat. Orang kemudian menganggap bahwa batu berjalan itu adalah ulah alien atau roh leluhur.

Lalu pada 2014, kajian ilmiah kemudian mengungkap fenoema alam itu. Hasil riset menyebutkan bahwa batu yang berjalan itu akibat dari es mencair. Saat itu, daera Death Valley membeku saat musim dingin. Lalu ketika musim dingin berakhir, es-es yang berada di kawasan itu mencair. Batu-batu yang berada di atas pun bergerak dan meninggalkan jejak.

Demikian misteri di dunia yang akhirnya terungkap. Intinya adalah bahwa fenomena itu bukan karena mistis, melainkan murni faktor alam dan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *